Indonesia Mencari Moral


Ironi itu adalah saat bangsa beradat ketimuran seperti Indonesia, sejatinya harus lebih religius, namun “kebersihan sebagian dari iman” dengan mudah kita abaikan, lewat bungkus permen dan botol minuman yang kita serakkan di jalanan.

Ironi, saat Insya Allah itu identik dengan tidak gegara asimilasi dengan adat “abang – abang lambhe”. Di mana nilai komitmen kita?

Ironi, saat memberi hanya berdasarkan niat tidak enak, sungkan, dan takut jadi bahan pembicaraan. Di mana nilai keikhlasan kita?

Ironi, saat beribadah hanyalah untuk memenuhi posting media sosial. Di mana letak kesungguhannya?

Lebih ironi, saat kita melakukan pembenaran karena semua orang melakukannya.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.054 pengikut lainnya.