Tag

, , , , ,

part uno

Dalam film dokumenter The Secret, salah satu narasumber yang juga adalah seorang philosopher sekaligus vice president of sales tapi juga seorang dropout SMA bernama Bob Proctor mengatakan:

“When you’re feeling down, you know that you can change it just like that (snap his finger). Put on a beautiful music, start singing, that’ll change your emotion”.

Teori di atas sangat berperan dalam pembentukan karakter saya, it’s life changing. Lagu membantu menciptakan mood, emosi dan aura positif.

Tentunya, kita tidak bisa mengandalkan semuanya pada lagu dan menyerah untuk berusaha sebagai manusia.

Lebih penting lagi, kita juga harus selektif terhadap lagu – lagu yang kita dengar. Indonesia sudah cukup ruwet dengan satu raja dangdut, jadi saya sarankan anda tidak mendengarkan musik tersebut dan terinspirasi untuk menjadi anak atau cucu bahkan cicit raja dangdut dengan tujuan meneruskan kerajaannya. Lagipula, dangdut kingdom di Indonesia sudah memiliki Ridho Rhoma sebagai putra mahkotanya. (Just Kidding)

Anyway, saya hanya ingin berbagi jenis musik dan lagu yang membesarkan hati dalam perjalanan panjang kehidupanku sebagai anak yang harus menghadapi perceraian orang tua, kesulitan ekonomi, diskriminasi (nenekku Cina), ejakulasi (lho!?)

Terutama, dalam menghadapi pencuri – pencuri mimpi di sekitarku. Orang dongdong yang selalu merendahkan, beraura negatif, dan menyarankan untuk tidak memiliki impian terlalu tinggi.

They’re all bitches! (esmosi ini bu’).

Anyway, subway, skyway (merk sandal jepit) here’s the list and videos:

Salah satu soundtrack Trilogi Lord of The Ring ini berada di urutan pertama, lagu yang original versionnya dinyanyikan oleh Enya ini benar – benar mewakili perasaan serta pandangan saya terhadap hidup. May it Be? Mungkinkah? Bisakah? Mustahilkah? Itu adalah pertanyaan yang selalu ada di benak Jaka Mahendra.

When darkness comes? Gak usah ditanya lagi, hidup ane udah gelap sejak lahir gan. (kaskuser mode) Saya dulu selalu yakin kalau masa depan bagiku bakal suram, menakutkan dan penuh dengan pendukung rasisme yang membenci etnis Cina dengan sepenuh hati.

Kekuatan afirmasi lagu ini ada di satu penggal lirik yang menurutku sangat powerful, “A Promise Lives Within You“. Setiap kali menikmati kemerduan lagu ini, kata – kata itu selalu jelas terdengar dan memberi harapan, menguatkan keyakinanku bahwa Tuhan menjanjikan kesuksesan kepada semua orang yang mau berusaha, walaupun mereka adalah etnis minoritas Cina dan miskin. (aku?)

Yang kedua, dari grup rock legendaris Dream Theater. Baris pertama dan kedua lirik lagu ini adalah pertanyaan pertamaku saat beranjak dewasa:

Where do we come from, Why Are We Here?”

Saat aku beranjak dewasa, aku tahu dengan pasti bahwa aku tidak tiba – tiba muncul di WC lalu ditemukan perempuan yang kelak menjadi ibuku. Aku tahu kalau aku dilahirkan dari rahim perempuan hebat, tapi pertanyaan ini lebih dari sekedar logika dan proses kelahiran seorang manusia.

Setingkat pertanyaan mengenai surga dan neraka lah. (ciee) Dari mana aku? Kenapa aku diciptakan? Kalau hanya untuk melihat pertengkaran, kekerasan dalam rumahku dan tidak memiliki cukup banyak uang untuk menikmati hidup ini? (pertanyaan dalam benak remaja cina usia 15 tahun)

Lambat laun, aku mulai mengerti. Aku diciptakan untuk mati, menuju kehidupan selanjutnya tapi sebelum itu aku harus memberikan sebanyak mungkin pengetahuan atau pengalamanku sebagai warisan bagi dunia. Memperbaiki sebanyak mungkin hal dalam jangkauan kemampuanku, merubah dunia ke arah yang lebih baik. (preet, tapi aku yakin kok)

Rencananya sih, ada 3 lagu lagi dalam tulisan ini tapi berhubung penulisnya cerewet, terlihat dari tulisannya yang panjang lebar. Takut nanti panjang tulisannya mengalahkan panjang lapangan tenis meja, so saya sudahi di sini.

Saya hanya berbagi, saya belum jadi orang hebat, saya tidak bermaksud sombong, hanya melakukan apa yang saya bisa untuk memacu semangat melalui coret tulis kisah pengalaman.

perkataan adalah doa (Nabi besar Muhammad SAW)

Kita berpikir sebelum berkata, jadi apa yang anda pikirkan pada dasarnya adalah doa juga. Berpikir positif tidak akan menyakiti kita, mari kita mulai sekarang, dari diri anda sendiri.

to be continued . . . klik di SINI